Stand Up Cimedy Academy: Lolo, Medan, dan Pandu, Tegal, gantung mic babak enam besar


Babak enam besar Stand Up Comedy, Indosiar, dengan sistem battle ini cukup menarik dimana setiap peserta ditantang untun mempersiapkan materi yang menarik dari tema yang ditentukan oleh dewan juri.
Pada babak kali ini peserta yang gantung mic tidak hanya satu peserta melainkan dua peserta sekaligus, sistem penilaian kali ini berdasarkan tema 90 persen dan rosting 10 persen (minimal tema 80 persen dan rosting 20 persen) dan nilai perkembangan peserta.

Untuk battle kali ini dengan tema cita - cita masa kecil, dan pesertanya sebagai berikut:

1. Musdalifah (Pinrang, mentor Daned) melawan Cemen (Brebes, mentor Isman)
2. Ephy (NTT, mentor Isman) melawan Ipul (Tegal, mentor Daned)
3. Yudha Keling (Jakarta, mentor Isman) melawan Lolo (Medan, mentor Daned)

Juri kali mungkin sudah tidak asing lagi dimana mereka yang mengisi pada babak - babak sebelumnya, seperti Eko Patrio, Raditya Dika, Soimah, Gede Pamungkas, dan Abdel.

Di kursi mentor ada Mosidik, Gilang Baskara, Isman HS, dan Daned, mereka selalu memberikan semangat untuk anak asuhnya yang tampil kemarin malam Senin (10/11/2015), di Indosiar.

Berikut ulasan dari penampilan komika yang tampil Senin, malam.

Musdalifah (Pinrang)
Membawakan cerita menjadi polwan dimasa kecil dan bil dari tk mana, serentak penontonpun dibuat ngakak. Penilaian juri G. Pamungkas kurang memperhatikan perhatian penonton diawal terlalu lama merosting lawan, dan kurang pemanasan, menurut Soimah terlihat bingung dan selalu mendekati lawan.

Cemen (Brebes)
Membawakan cerita sebagai penyanyi dan batal ketika melihat Musdalifah goyang, hahahhaa....  Menurut penilaian juri R. Dika penampilannya keren dan lucu, menurut  Eko Patrio materinya sangat siap servicenya bagus secara kesereluruhan geerrrnya berantakan.

Battle pertama memustuskan Musdalifah harus berada diposisi tidak aman, dan Cemen lolos kebabak berikutnya.

Epy (NTT)
Dengan cerita jika menjadi power ranger. Penilaian dewan juri menurut Abdel secara keseluruhan opening bitnya keren dan geernya berantakan, sedangkan menurut G. Pamungkas materi kamu keren banget dan imajenatif.

Ipul (Tegal)
Membawakan cerita tentang hukuman yang main tangan. Penilaian dewan juri menurut Eko penampilan kurang dijelaskan dan agak tipis, sedangkan menurut G. Pamungkas materi kamu jenius dan ok banget.

Battle kedua memustuskan Ipul harus berada diposisi tidak aman, dan Epy lolos kebabak berikutnya.

Yudha Keling (Jakarta)
Membawakan cerita yang lucu kok ada biawak yang ikutna Stand Up Comedy. Penilaian dewan juri menurut R. Dika materi kurang matang delivery terbata - bata, sedangkan menurut Eko diawal materi bagus dan ditengah lemah juga over durasi.

Lolox (Medan)
Dengan cerita jika dia berpasangan dengan laki - laki seperti disamping (Yudha Keling). Penilaian dewan juri menurut Abdel lebih pede dan mengerti penonton, G. P cara merosting ok sayang tema cita-cita tidak maksimal dengan durasi.

Battle ketiga memustuskan Lolox harus berada diposisi tidak aman, dan Yudha Keling lolos kebabak berikutnya.

Dari tiga peserta yang berada dizona tidak aman seperti Musdalifah, Ipul, dan Lolox hanya ada satu peserta yang akan lolos ke babak berikutnya.

Peserta yang tidak lolos ke babak berikutnya dan harus gantung mic pada Senin (10/11/2015), malam, yaitu Ipul, Tegal dan Lolox, Medan, sedangkan Musdalifah lolos ke babak empat besar.

Untuk peserta yang akan tampil di babak empat besar nanti akan menyisakan anak didik dari Isman dengan 3 komika seperti Epy (NTT), Yudha Keling (Jakarta), Cemen (Brebes), dan anak didik dari Daned hanya 1 komika seperti Musdalifah (Pinrang).

Di babak empat besar ada yang spesial dimana host Andika Pratama akan mengawali dengan open mic... jangan lewat ya...

Tags: